┏━━━━━•❥•┈•❥•━━━━┓
MATERI SOTAB HEBAT
┗━━━━━•❥•┈•❥•━━━━┛
Pendidikan Karakter Nabawiyah
MENGHAPUS NODA HATI
(Bagian 8 : Membalut luka hati, ke 3)
MENGHAPUS NODA HATI
(Bagian 8 : Membalut luka hati, ke 3)
Jika kau merasa takut, berdebar, hingga badan terasa lemas karena kehilangan sesuatu, atau kau merasa takut karena tidak mampu melakukan sesuatu yang seharusnya kau lakukan, atau kau sangat menginginkan sesuatu tetapi kau tak mampu meraihnya karena ketidakmampuanmu,
lalu rasa itu telah membuatmu tersiksa dengan rasa sesak di dada, lalu mual di perut, sehingga terasa pusing di kepala, maka taburilah lukamu dengan berbuat sebisamu untuk meraih cita-citamu itu sebagai obatnya. Meski terasa lemas karena menahan ketakutan dalam jiwamu yang sangat berhasrat meraih keinginannmu, balutlah dengan merendahkan keakuan egomu agar kau tak lagi terlalu berhasrat meraih keinginanmu, dan tak takut lagi tidak mendapatkan validasi dari siapapun bahwa kau tidak mampu.
Tanyakan kepada jiwamu, dan
jawablah dengan jujur pada dirimu sendiri,
“Benarkah kau tidak memiliki kemampuan apa-apa?”
“Benarkah kau lebih rendah dari orang lain?”
“Kalau ternyata kamu memiliki kemampuan, pantaskah kau merasa takut dikatakan bahwa dirimu lemah?”
Jika kau jawab “ya”, selamat atas pilihanmu dan lanjutkan penderitaanmu!
Lalu arahkan pandanganmu ke arah atas kirimu, lihatlah egomu yang naik tinggi, lalu katakan kepadanya “Hai kamu, jangan naik tinggi-tinggi !, kenapa harapanmu terlalu ketinggian?, ayo turun!, tak setinggi itu yang kau perlukan”.
Ulangi dan ulangi lagi hingga kau menjawab pertanyaanmu tadi itu dengan kata “tidak”.
Jika kau telah jawab “tidak”, maka rasa lemas akan semakin kau rasakan.
Tetaplah bertahan pada rasa lemas itu dalam menekan egomu, dan tetaplah menjawab “tidak” dan “tidak” meski lemas makin terasa karena beratnya membuang harapan validasi.
Tetaplah bertahan dan tanyakan terus dan terus, dan selau jawablah “tidak” hingga kau akhirnya tak merasakan rasa lemasnya lagi.
Lalu lakukan apa yang bisa kau lakukan untuk mendapatkan apa yang kau inginkan. Sebisanya dan mulailah untuk memaksa dirimu untuk mencoba.
Lalu tanyakan satu pertanyaan lagi kepada dirimu sendiri,
“Apa alasanmu hingga kau merasa tak pantas menerima penderitaan ini?”
Jika kau tak mampu menjawab,
Selamat!
Lukamu telah sembuh dan nikmatilah tenangnya jiwamu.
Jika kau menjawabnya, ulangi lagi ke pertanyaan sebelumnya tentang tingginya egomu.
Ketahuilah, penyakit yang kau derita ini namanya MINDER (al mihaanah, المهانة) (1).
Jika permintaan validasi untuk memuaskan egomu terlalu tinggi, sementara kau merasa tidak mampu, kau pasti akan menderita, karena kau tak akan mendapatkannya. Turunkan egomu, dan mulailah bertindak sebisamu.
Jangan minta validasi kepada makhluk, pasti kau akan kecewa dan menderita.
Mintalah validasi hanya kepada Allah ta’ala, maka kau akan tercukupi dan tenanglah jiwamu (2).
Abdul Kholiq
Sekolah Karakter Imam Syafi’i (SKIS)
Semarang
Catatan:
(1) Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,
لَا يَنْبَغِي لِمُسْلِمٍ أَنْ يُذِلَّ نَفْسَهُ. قِيلَ: وَكَيْفَ يُذِلُّ نَفْسَهُ؟. قَالَ: يَتَعَرَّضُ مِنَ الْبَلَاءِ لِمَا لَا يُطِيقُ
“Tidak pantas seorang mukmin menghinakan dirinya. Para sahabat bertanya, ‘Bagaimana ia menghinakan dirinya?’, Beliau menjawab, ‘Ia menghadang cobaan padahal ia tidak sanggup menghadapinya’”. (HR. At Tirmidzi, 2254 dan Ibnu Majah, 4016).
(2) Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda:
مَنِ الْتَمَسَ رِضَاءَ اللَّهِ بِسَخَطِ النَّاسِ كَفَاهُ اللَّهُ مُؤْنَةَ النَّاسِ وَمَنِ الْتَمَسَ رِضَاءَ النَّاسِ بِسَخَطِ اللَّهِ وَكَلَهُ اللَّهُ إِلَى النَّاسِ
“Barangsiapa yang mencari ridho Allah saat manusia tidak suka, maka Allah akan cukupkan dia dari beban manusia. Barangsiapa yang mencari ridho manusia namun Allah itu murka, maka Allah akan biarkan dia bergantung pada manusia.” (HR. Tirmidzi, 2414 dan Ibnu Hibban, 276)
Penulis : Ustadz Abdul Kholiq Hafidzahullah.
Baarakallah fiikum
Membangun Karakter Ummat – Menebar Manfaat.
Jadilah bagian dari Sekolah Orang Tua Ayah Bunda Hebat [SOTAB HEBAT Indonesia] Sekarang !
Hubungi kami untuk Join Whatsapp Grup👇🏻
Add a Comment