┏━━━━━•❥•┈•❥•━━━━┓
MATERI SOTAB HEBAT
┗━━━━━•❥•┈•❥•━━━━┛
Pendidikan Karakter Nabawiyah
ADA APA DENGAN AL MURAHAQAH ?
ADA APA DENGAN AL MURAHAQAH ?
(Meluruskan Syubhat dan Kesalahan Konsepsional atas Istilah Al-Murahaqah)
Oleh: Khusna Banaha
Apa yang sedang anda pikirkan ketika menemukan ungkapan: “Tahu-tahu jadi sok tahu, kalau memang benar-benar gak tahu apa itu tahu, carilah tahu kepada orang yang betul-betul tahu..!!”
Dalam Bahasa Indonesia, kata “Tahu” adalah contoh sederhana dari fenomena homograf — satu tulisan kata yang sama dengan beberapa makna yang sangat jauh berbeda: Tahu-tahu berarti tak diduga, tahu yang berarti paham/mengerti, dan tahu yang berarti lauk tradisional olahan kedelai. Orang yang terburu-buru menghakimi tanpa ilmu akan keliru memahami dan memaknai konteksnya.
Fenomena serupa telah terjadi pada narasi yang menyerang istilah Al-Murahaqah (المراهقة). Marak anggapan dan tulisan yang mengklaim bahwa istilah Al-Murahaqah tidak ada dalam Islam, berkonotasi mutlak buruk, bahkan dituduh sebagai istilah buatan psikolog Barat, Granville Stanley Hall (1904).
Tentu ini adalah sebuah ketidakpahaman yang fatal, baik dari sudut pandang kaidah bahasa Arab (lughah), sejarah literatur (tarikh), maupun fikih Islam (turats). Mari kita luruskan secara objektif dan ilmiah.
1. Kesalahan Fatal Kronologi Sejarah
Klaim bahwa kata Al-Murahaqah berasal atau diciptakan oleh psikolog Amerika Serikat, Granville Stanley Hall melalui bukunya Adolescence (Masa Remaja) pada tahun 1904, sangat tidak masuk akal secara sejarah.
Fakta Sejarah Islam:
1. Imam Ibnul Qayyim al-Jauziyyah rahimahullah—ulama besar mazhab Hambali—lahir pada tahun 1292 M dan wafat pada tahun 1350 M (751 H).
Dalam kitab monumental beliau, Tuhfatul Maudud bi Ahkamil Maulud (hal. 417), beliau secara eksplisit telah mencatat istilah ini:
> ثُمَّ بَعْدَ الْعَشْرِ إِلَى سِنِّ الْبُلُوغِ يُسَمَّى مُرَاهِقًا
> “Kemudian, setelah umur 10 tahun hingga umur baligh dinamakan Murahiq (yang mendekati baligh).”
Fakta Psikologi Barat:
Granville Stanley Hall baru lahir pada 1844 M dan menulis teorinya pada 1904 M.
Ada jarak lebih dari 550 tahun antara masa hidup Imam Ibnul Qayyim dengan Stanley Hall! Bagaimana mungkin istilah yang sudah diproduksi dan dipakai oleh ulama Islam abad ke-14 M dituduh berasal dari psikolog Barat abad ke-20 M?
Bahwa ilmuwan Arab modern memakai kata Al-Murahaqah untuk menerjemahkan kata Adolescence, itu adalah masalah penerjemahan (tarjamah), bukan berarti kata Al Murahaqah lahir dari psikologi Barat.
Murahaqah mengikut defenisi yang disebutkan oleh orang Barat itu tidak malazimkan di Islam terjadi demikian. Karena orang Barat ini mendefinisikan sesuai fakta keadaan “remaja” yang ia lihat di Barat.
2. Imam al-Quduri rahimahullah— seorang ulama besar mazhab Hanafi (362–428 H / 973–1037 M)—dalam kitab monumental beliau, Mukhtashar al-Quduri, menegaskan posisi murahaqah sebagai fase yang sangat dekat dengan status akil baligh:
وَإِذَا رَاهَقَ الْغُلَامُ، وَالْجَارِيَةُ وَأُشْكِلَ أَمْرُهُمَا فِي الْبُلُوغِ فَقَالَا قَدْ بَلَغْنَا فَالْقَوْلُ قَوْلُهُمَا وَأَحْكَامُهُمَا أَحْكَامُ الْبَالِغِينَ
“Apabila seorang anak laki-laki atau perempuan telah mencapai masa murahaqah (mendekati baligh), namun tanda balighnya masih samar, lalu keduanya mengaku ‘kami telah baligh’, maka pengakuan mereka diterima dan berlaku atas keduanya seluruh hukum-hukum orang dewasa (baligh).”
Fakta Psikologi Barat
Eropa saat itu masih kondisi terpuruk dalam masa kegelapan/kemunduran (Dark Ages) pada abad 5 hingga 11 Masehi.
Mari perhatikan fakta sejarah: Imam al-Quduri merumuskan fikih murahaqah ini pada abad ke-11 M. Bagaimana mungkin peradaban Islam yang sedang berada di puncak kejayaan ilmu pengetahuan dituduh mengambil istilah dari peradaban Barat yang saat itu bahkan belum mengenal sains modern?
> Tuduhan bahwa Al-Murahaqah adalah produk psikologi Barat abad ke-20 tidak hanya gugur secara historis, tetapi runtuh di hadapan fakta literatur turats para fuqaha.
2. Memahami Polisemi (Musytarakah) dalam Bahasa Arab
Kritik yang menyebutkan bahwa akar kata ro’-ha’-qof (ر-ه-ق) pasti bermakna durhaka, jahat, kotor, atau beban dosa adalah bentuk pengabaian terhadap kaidah tata bahasa Arab.
Dalam bahasa Arab, terdapat fenomena Musytarakah (satu kata memiliki banyak variasi makna sesuai konteks dan harakatnya).
Dan “cocoklogi” yang memaksakan penyamaan langsung antara kosakata bahasa Arab dengan bahasa Inggris (seperti memadankan Al-Murahaqah mutlak sebagai Adolescence) adalah tindakan yang tidak selaras secara ilmiah. Bahasa Arab memiliki kedalaman struktur dan kekayaan makna polisemi (musytarakah) yang sangat presisi, yang tidak bisa disederhanakan begitu saja dengan padanan bahasa-bahasa lain.
Dalam kamus-kamus standar bahasa Arab seperti Al-Mu’jam Asy-Syaamil, Mu’jamul ‘Arob, dan Kamus Al-Ma’any, penggunaan kata ini sangat fleksibel:
رَهِقَتِ الصَّلَاةُ
(Rahiqat ash-shalah): Telah dekat/masuk waktu shalat.
رَهِقَهُ النَّوْمُ.
(Rahiqahun naum): Tidur telah menyelimuti/mendatanginya.
رَاهَقَ الْوَلَدُ
(Rahaqal walad): Anak itu telah mendekati usia baligh.
Bahkan dalam tata bahasa (Sharaf), kata murahaqah dibentuk dari kata kerja رَهِقَ (rahiqa dengan harakat kasrah) yang bermakna mendekati (qaruba).
> Menyamaratakan semua derivasi kata ini dengan makna “kejahatan” adalah kekeliruan fatal dalam linguistik.
3. Posisi Al-Murahaqah dalam Pendidikan Islam
Ulama dan fuqaha klasik menggunakan istilah Murahiq atau Murahaqah secara objektif dan teknis untuk menandai fase persiapan mendekati baligh (qurb al-bulugh), bukan fase remaja krisis, rentan, goncang dan arti buruk lainnya.
Dalil pijakan dari Al-Qur’an, Hadits Nabi ﷺ, serta Kaidah Fikih/Ushul yang menjadi landasan mendasar dalam memperkuat dan meluruskan syubhat istilah Al-Murahaqah:
1. Dalil Al-Qur’an tentang Fase “Mendekati Baligh” (Qurb Al-Bulugh)
Al-Qur’an menyebutkan fase transisi anak-anak yang mendekati/mencapai usia baligh sebagai momen penting perubahan hukum (isti’dzan / meminta izin):
Surah An-Nur Ayat 59:
وَإِذَا بَلَغَ الْأَطْفَالُ مِنْكُمُ الْحُلُمَ فَلْيَسْتَأْذِنُوا كَمَا اسْتَأْذَنَ الَّذِينَ مِنْ قَبْلِهِمْ
“Dan apabila anak-anakmu telah sampai umur baligh, maka hendaklah mereka (meminta) izin seperti orang-orang yang sebelum mereka meminta izin…”
* Pijakan: Sebelum sampai pada taraf Balaghal-Hulum (baligh sempurna secara biologis), ada proses anak-anak mendekati baligh. Proses mendekati itulah yang dalam istilah fikih dan bahasa Arab disebut sebagai Murahaqah.
2. Dalil Hadits Nabi ﷺ tentang Latihan & Persiapan Sebelum Taklif
Islam memerintahkan pembiasaan dan penanaman disiplin ibadah sebelum anak resmi menjadi mukallaf (baligh).
Hadits Perintah Shalat pada Usia 10 Tahun:
مُرُوا أَوْلاَدَكُمْ بِالصَّلاَةِ وَهُمْ أَبْنَاءُ سَبْعِ سِنِينَ وَاضْرِبُوهُمْ عَلَيْهَا وَهُمْ أَبْنَاءُ عَشْرِ سِنِينَ
“Perintahkanlah anak-anakmu untuk melaksanakan shalat ketika mereka berusia tujuh tahun, dan pukulah mereka (dengan pukulan pendidikan) karena meninggalkannya ketika mereka berusia sepuluh tahun…” (HR. Abu Dawud no. 495, Ahmad no. 6756)
* Pijakan: Rentang usia 10 tahun hingga baligh (sekitar 10–14 tahun) adalah fase Al-Murahaqah (seperti yang dijelaskan Imam Ibnul Qayyim dalam Tuhfatul Maudud dan imam al-Quduri di Mukhtashar al-Quduri Hadits tersebut menjadi dalil bahwa usia murahaqah adalah masa percepatan dan latihan ketat, bukan masa untuk memaklumi kelabilan usia yang di sebut² sebagai masa “remaja” dengan teori Adolescence psikolog barat.
3. Makna Rahiqa secara Bahasa (Kamus Lisanul ‘Arab karya Ibn Manzhur):
يُقَالُ: رَهِقَ الْغُلَامُ مُرَاهَقَةً إِذَا قَارَبَ الْحُلُمَ
“Dikatakan: Rahiqal ghulam – murahaqatan, apabila anak laki-laki itu telah mendekati usia baligh (hilm/ikhtilam).”
4. Kaidah Ushul Fikih / Bahasa: La Musyahata fil Isthilah
Para ulama memiliki kaidah ushul yang sangat masyhur dalam urusan istilah:
لَا مُشَاحَّةَ فِي ٱلإِصْطِلَاحِ
> “Tidak ada perdebatan/perselisihan dalam penggunaan istilah (selama maknanya disepakati dan dipahami dengan benar).”
* Pijakan: Apabila istilah Al-Murahaqah dipahami oleh para ulama dan pakar pendidikan Islam sebagai istilah teknis untuk menyebut “fase anak mendekati baligh”, maka memperdebatkan atau mengharamkan penggunaan katanya adalah tindakan yang menyalahi kaidah ilmiah.
Kesimpulan
Dari penelusuran fakta kebahasaan, sejarah, dan literatur kitab turats, kita dapat mengambil kesimpulan tegas:
1. Penggunaan istilah Al-Murahaqah / Murahiq adalah BOLEH dan sah secara bahasa maupun syariat.
2. Al Murahaqah (Usia 10–14 tahun) adalah: Fase “Tancap Gas” (Start-Up): masa percepatan penguatan karakter, pematangan bakat, dan pembiasaan ibadah mandiri sebelum anak resmi dibebani hukum syariat (taklif) saat baligh nanti.
3. Mengklaim bahwa istilah Al-Murahaqah berasal dari Barat atau mutlak berkonotasi buruk adalah syubhat yang bersumber dari ketidakpahaman atas khazanah literatur Islam.
4. Batas usia remaja menurut Granville Stanley Hall adalah 12 hingga 23 tahun. Menurut Santrok JW. 10. Adolescence (Perkembangan Remaja) usia 20-22 tahun. Fenomena yang sangat jauh berbeda dengan batas usia fase Al Murahaqah serta makna istilah yang terkandung di dalamnya.
5. Tugas kita bukanlah mengharamkan istilahnya, melainkan meluruskan pemahamannya: menjadikan masa murahaqah sebagai benteng persiapan menuju Mukallaf, kedewasaan (rusyd) yang bertaqwa dan bertanggung jawab.
Ketika sebuah istilah dipahami tidak pada tempatnya, maka arah pendidikan pun dapat kehilangan makna dan metodenya. Menyebut Al-Murahaqah berasal dari psikologi Barat adalah kejahilan sejarah; tetapi membiarkan anak bertindak labil atas nama ‘perilaku remaja’ adalah kelalaian pengasuhan.
Islam tidak mengenal konsep “remaja” sebagaimana yang dipahami dalam teori psikologi modern—fase panjang yang sering dijadikan alasan untuk memaklumi kelabilan dan pembangkangan. Islam justru mengenal fase Al-Murahaqah, yaitu masa persiapan menuju baligh dan tanggung jawab syariat.
“Pahami bahasanya, kuasai konsepnya, dan siapkan anak-anak kita menjadi mukallaf yang sejati !!”
Wallahu a’lam bish-shawab.
Penulis : Khusna Banaha , Hafidzahallah
Baarakallah fiikum
Membangun Karakter Ummat – Menebar Manfaat.
Jadilah bagian dari Sekolah Orang Tua Ayah Bunda Hebat [SOTAB HEBAT Indonesia] Sekarang !
Hubungi kami untuk Join Whatsapp Grup👇🏻
Add a Comment