INTERNET CINTA

INTERNET CINTA

┏━━━━━•❥•┈•❥•━━━━┓
MATERI SOTAB HEBAT
┗━━━━━•❥•┈•❥•━━━━┛

Pendidikan Karakter Nabawiyah

INTERNET CINTA

INTERNET CINTA

Dua orang yang saling mencintai, sebenarnya ada keterhubungan antar keduanya, entah bentuknya seperti apa, yang jelas ada semacam jaringan internet, bahkan lebih canggih dari itu, yang menjadikan keduanya saling terkoneksi sehingga kondisi salah satunya akan mempengaruhi kondisi lainnya, meskipun keduanya berjauhan jauh melampaui jangkauan internet, meskipun keduanya saling diam lebih senyap dari desis internet.

Jika salah satu sakit, yang satunya juga menjadi sakit(1).
Jika salah satu rindu, yang satunya juga menjadi rindu.
Jika salah satu menangis, yang satunya juga menangis.
Jika yang satu mengalami masalah, yang satunya juga menjadi gelisah.

Internet itu memiliki pemancar (transmitter) dan penerima (receiver). Adapun pemancar dan penerima jaringan cinta adalah hati masing-masing. Hati jauh lebih canggih dari sekedar pemancar dan penerima internet. Setiap hati berfungsi sebagai pemancar sekaligus sebagai penerima yang daya pancar dan terimanya jauh melampaui kemampuan wifi dan bluetooth.

Oleh karena itu, Jaringan cinta ini merupakan sistem terhebat dalam dunia pendidikan yang dapat berfungsi sebagai pengikat, pengendali, pengawas, pembatas, pengarah, dan pelindung anak, sehingga tidak perlu ada lagi CCTV, tata tertib ketat, pagar sekolah, kurikulum yang rumit, dan guru yang banyak dalam satu sekolah. Dan ini merupakan penghematan dan keefektifan yang luar biasa.

Maka,
Cintailah anak dengan cinta sejati, karena cinta sejatilah yang di dalamnya mengandung jaringan cinta.

Cinta sejati tidak akan berkurang meskipun yang dicinta menyakitinya, bahkan menikmati jika disakiti (2).

Ada yang menyebut, jaringan cinta itu adalah “firasat”.

Wallahu a’lam.

Pagi cerah di tepian danau folder stasiun Tawang, menyambut sapaan mentari pagi.

Catatan:

(1) Dikisahkan oleh Ibnul Qayyim al Jauziyyah rahimahullah dalam kitab Raudhotul Muhibbin.

(2) Ibnul Qayyim rahimahullah mengatakan:

عَلَامَةُ الحُبِّ الصَحِيْحِ اَنَّهُ لَا يَنْقُصُ بِالجَفْوَةِ وَلَا يُذْهِبُهُ الأَذَى. بَل المُحِبُّ يَلْتَذُّ بِأَذَى مَحْبُوْبِهِ لَهُ

“Tanda cinta sejati adalah cinta yang tidak berkurang meskipun disakiti, bahkan menikmatinya”. (Ibnul Qayyim, Raudhotul Muhibbin, 111)

Ustadz Abdul Kholiq hafidzahullah.
SKIS Semarang

SOTAB HEBAT & HCE INDONESIA

Baarakallah fiikum
Membangun Karakter Ummat – Menebar Manfaat.
Jadilah bagian dari Sekolah Orang Tua Ayah Bunda Hebat [SOTAB HEBAT Indonesia] Sekarang !
Hubungi kami untuk Join Whatsapp Grup👇🏻

Tags: No tags

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *