HIDUP NYAMAN ATAU HIDUP BERMAKNA?

HIDUP NYAMAN ATAU HIDUP BERMAKNA?

┏━━━━━•❥•┈•❥•━━━━┓
MATERI SOTAB HEBAT
┗━━━━━•❥•┈•❥•━━━━┛

Pendidikan Karakter Nabawiyah

HIDUP NYAMAN ATAU HIDUP BERMAKNA?

HIDUP NYAMAN ATAU HIDUP BERMAKNA?

Hidup nyaman adalah hidup yang tidak terlalu banyak tekanan, minim konflik, kondisi emosional stabil, penghasilan tetap, dan kebutuhan terpenuhi.

Hidup nyaman sering dianggap sebagai keberhasilan hidup atau hidup mapan, namun banyak orang yang hidupnya nyaman, merasa perjalanan hidupnya terasa kosong, arah hidup kabur, kehilangan kepuasan diri, dan hampa tanpa makna.

Adapun hidup bermakna justru tidak seperti yang digambarkan pada hidup nyaman dan mapan, yaitu hidup yang justru penuh tantangan, banyak masalah yang harus dihadapi, tidak selalu terasa enak, dan tidak selalu menjanjikan keberhasilan, namun cara hidup ini menjadikan diri merasa hidupnya berisi, berarti, dan bermakna.

Sehingga dapat dikatakan bahwa hidup nyaman membuat seseorang menjadi sholih (orang yang baik) untuk dirinya sendiri.
Sedangkan hidup bermakna membuat seseorang menjadi mushlih (orang yang memperbaiki) yang bermanfaat bagi orang lain(1).

Demikian juga dalam dunia pendidikan, ada cara mendidik nyaman dan ada juga cara mendidik bermakna:

– Mendidik nyaman takut berbuat salah, sedangkan mendidik bermakna berani memperbaiki kesalahan.

– Mendidik nyaman mengikuti apa kata banyak orang, sedangkan mendidik bermakna memiliki pendirian meskipun sendirian.

– Mendidik nyaman menghindari tantangan, sedangkan mendidik bermakna menerima tantangan.

– Mendidik nyaman menghindari masalah, sedangkan mendidik bermakna menjadikan masalah sebagai sarana untuk belajar.

– Mendidik nyaman fokus pada kenyamanan diri, sedangkan mendidik bermakna fokus pada kenyamanan bersama.

– Mendidik nyaman berorientasi jangka pendek, sedangkan mendidik bermakna berorientasi jangka panjang.

Jika hidupmu penuh dengan gejolak permasalahan, baik dalam kehidupan sehari-hari atau dalam mendidik anak, sejatinya Allah ta’ala sedang menyiapkanmu untuk mampu berada pada level hidup tertinggi, yaitu menjadi pribadi yang tangguh untuk memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi diri dan orang lain(2). Biidznillah.

Catatan:

(1) Allah ta’ala berfirman:

﴿وَمَا كَانَ رَبُّكَ لِيُهۡلِكَ ٱلۡقُرَىٰ بِظُلۡمٖ وَأَهۡلُهَا مُصۡلِحُونَ ﴾

“Dan Tuhanmu sekali-kali tidak akan membinasakan negeri-negeri secara zhalim, sedang penduduknya adalah orang-orang yang memperbaiki”.
(QS. Hud:117)

قال اهل الفضل والعلم:
مصلح واحد أحب الى الله من آلف الصالحين، لأن المصلح يحمي الله به أمة والصالح يكتفي بحماية نفسه
Berkata ahli ilmu:
“Satu orang mushlih lebih dicintai oleh Allah dari pada ribuan orang shalih, karena melalui orang mushlih itulah Allah menjaga umat ini, sedangkan orang shalih hanya cukup menjaga dirinya sendiri”

(2) Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

خَيْرُ النَّاسِ أَنْفَعُهُمْ لِلنَّاسِ
“Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia (lain)”.
(HR. Ath Thabrani, 12/453)

Ustadz Abdul Kholiq hafidzahullah.
SKIS Semarang

SOTAB HEBAT & HCE INDONESIA

Baarakallah fiikum
Membangun Karakter Ummat – Menebar Manfaat.
Jadilah bagian dari Sekolah Orang Tua Ayah Bunda Hebat [SOTAB HEBAT Indonesia] Sekarang !
Hubungi kami untuk Join Whatsapp Grup👇🏻

Tags: No tags

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *