┏━━━━━•❥•┈•❥•━━━━┓
MATERI SOTAB HEBAT
┗━━━━━•❥•┈•❥•━━━━┛
Pendidikan Karakter Nabawiyah
NIKMAT MENDIDIK ITU ADA DI PROSES
NIKMAT MENDIDIK ITU ADA DI PROSES
Sejatinya kenikmatan dalam mendidik anak terdapat pada prosesnya, bukan pada hasil akhirnya. Moment hasil akhir hanyalah sekejap jika dibandingkan dengan proses yang jauh lebih lama dan panjang.
Tidaklah akan merasakan nikmat dan bahagia dalam mendidik anak, jika hanya berorientasi kepada hasil akhir.
Tidaklah akan merasakan ketentraman di dalam jiwa jika tergesa-gesa ingin segera meraih hasilnya.
Padahal hasil akhir adalah hak Allah ta’ala (1), sedangkan kita hanyalah hamba yang menjalankan proses mendidik anak yang merupakan amanah dari Allah ta’ala yang diwajibkan kepada setiap orangtua.
Maka tidak ada kebahagian yang dapat dirasakan kecuali menjalankan amanah dari Allah ta’ala dalam bentuk ibadah kepada-Nya. Termasuk diantaranya adalah kebahagiaan dalam proses mendidik anak.
Bersabar terhadap anak yang bermasalah yang sulit dinasehati adalah nikmat, bersyukur atas ketaatan anak juga nikmat, dan memperbaiki kesalahan dalam mendidik juga nikmat.
Nikmati proses mendidik dengan syukur, sabar, dan istighfar, karena tiga hal tersebut merupakan tanda-tanda kebahagiaan (2).
Abdul Kholiq
Catatan:
(1) Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
إِنَّ الْقُلُوبَ بَيْنَ أُصْبُعَيْنِ مِنْ أَصَابِعِ اللَّهِ، يُقَلِّبُهَا كَيْفَ يَشَاءُ
Sesungguhnya hati (para hamba) itu berada diantara dua jari dari jari-jemari Allah, Dia membolak-balikkannya sesuai dengan yang Dia kehendaki!”. (HR. At-Tirmidzi, Ahmad, dan selainnya, dishahihkan oleh Al-Albani dalam Shahih At-Tirmidzi 2140).
(2) Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
عَجَبًا لِأَمْرِ الْمُؤْمِنِ إِنَّ أَمْرَهُ كُلَّهُ خَيْرٌ وَلَيْسَ ذَاكَ لِأَحَدٍ إِلَّا لِلْمُؤْمِنِ إِنْ أَصَابَتْهُ سَرَّاءُ شَكَرَ فَكَانَ خَيْرًا لَهُ وَإِنْ أَصَابَتْهُ ضَرَّاءُ صَبَرَ فَكَانَ خَيْرًا لَهُ
“Sungguh menakjubkan urusan seorang mukmin. Sesungguhnya seluruh urusannya itu baik, dan hal itu tidak dimiliki kecuali oleh seorang mukmin. Apabila dia mendapatkan nikmat dia bersyukur dan itu baik baginya. Dan apabila dia mendapatkan musibah dia sabar dan itu baik baginya”. (HR. Muslim, 5318)
Syaikh Muhammad At-Tamimi rahimahullah menjelaskan,
إذا أعطى شكر، وإذا ابتلي صبر، وإذ أذنب استغفر، فإن هؤلاء الثلاث عنوان السعادة
“Jika diberi kenikmatan maka ia bersyukur,
Jika diuji dengan ditimpa musibah ia bersabar,
Jika melakukan dosa ia beristigfar (bertaubat).
Tiga hal ini adalah tanda kebahagiaan”. (Matan Qowa’idul Arba’)
Penulis : Ust. Abdul Kholiq Hafidzahullah.
Baarakallah fiikum
Membangun Karakter Ummat – Menebar Manfaat.
Jadilah bagian dari Sekolah Orang Tua Ayah Bunda Hebat [SOTAB HEBAT Indonesia] Sekarang !
Hubungi kami untuk Join Whatsapp Grup👇🏻
Add a Comment